Thursday, 9 February 2017

Kisah Nabi Nuh

Kapal Nabi Nuh yang merupakan sebuah kisah penyelamatan seluruh penduduk bumi dan haiwan-haiwan dari bencana banjir besar .


Nabi Nuh a.s. adalah rasul Allah yang merupakan keturunan kesepuluh dari nabi Adam a.s. Diutus oleh Allah s.w.t. di negri Armenia. Beliau mengajarkan kaumnya untuk menyembah kepada Allah dan melarang kaumnya memperhambakan diri kepada selain Allah. 

Mulai usia Nabi Nuh a.s 40 tahun hingga 950 tahun beliau mengembangkan ajaran-ajaran agama Allah s.w.t. akan tetapi manusia diwaktu itu tidak memperdulikan seruan dan ajaran agama Allah tersebut. Bahkan sebaliknya mereka memperolok dan bahkan membenci kepada Nabi Nuh a.s. sehingga hanya sedikit sekali yang mau beriman kepada Allah s.w.t.

Untuk hal itu Nabi Nuh a.s. menangis karena sedihnya atas keingkaran kaumnya tersebut. Selama ratusan tahun beliau menjalankan tugas kerasulan, hanya sedikit sekali yang mau beriman kepada Allah s.w.t. karena itulah Allah menyuruh Nabi Nuh a.s. untuk membuat perahu, karena Allah bermaksud untuk menenggelamkan kaum yang durhaka itu

Tidak lama setelah selesainya kapal kayu besar Nabi Nuh a.s. berhembuslah angin taufan yang sangat dahsyat. Hujan turun dengan lebat, mata air bersemburan dari mana-mana yang terus menerus tak henti-hentinya selama berhari-hari. Air pun bertambah tinggi dan bumi berubah menjadi lautan yang sangat luas.

Nabi Nuh a.s. melaksanakan perintah Tuhan, naiklah beliau dengan orang-orang yang beriman keatas bahtera sehingga selamatlah mereka dari banjir yang sangat dahsyat. Ditengah kapal sedang berlayar, tampaklah oleh Nabi Nuh a.s. anaknya yang hampir tenggelam. Maka berserulah Nabi Nuh a.s. "Hai anakku! naiklah ke kapal bersama kami, dan janganlah engkau menjadi manusia yang ingkar terhadap Allah!".

Akan tetapi anak Nabi Nuh a.s. menolak seruan bapaknya dan berusaha berenang ke arah gunung. Namun air bah segera menenggelamkannya. Menyaksikan hal itu Nabi Nuh a.s. sangat sedih, begitu sedihnya sehingga Nabi Nuh a.s. menyeru kepada Allah s.w.t. "O, Tuhanku! anak ku telah mati tenggelam, sedangkan ia termasuk keluarga ku, padahal Tuhan telah berjanji akan menyelamatkan kami!"

Allah berfirman :"Hai Nuh! sesungguhnya orang-orang yang durhaka itu bukanlah termasuk keluarga mu!"

Menerima firman Tuhan tersebut, Nabi Nuh a.s. dengan sangat takutnya meminta ampun kepada Allah karena telah berkata dengan tak tahu apa yang dilarang oleh Allah, yaitu meminta agar anaknya diselamatkan, padahal anaknya termasuk golongan orang yang durhaka. Setelah orang kafir ditelan oleh air, tinggallah orang-orang yang beriman yang mulai menempuh hidup baru dibawah bimbingan Nabi Nuh a.s.

Nabi Nuh a.s. wafat pada usia 950 tahun, akan tetapi selama beliau melaksanakan tugas kerasulannya hanya sedikit sekali yang mau beriman.

Kisah Nabi Daud dan Mukjizatnya

Sepeninggal Nabi Musa as dan Nabi Harun as, berlalulah tahun-tahun yang cukup panjang tanpa ada peristiwa mengejutkan. Manusia hidup tanpa ada bimbingan dan tuntunan dari seorang Rasul. Kaum Bani Israel terusir dari negerinya disebabkan mereka ingkar terhadap kitab suci Taurat. Ketika itu mereka tak lagi mengindahkan ajaran-ajaran Taurat yang diwariskan Nabi Musa as. Kitab Taurat telah tercerabut dan lenyap dari dalam dada mereka.    

Dalam kondisi itulah kemudian Allah Swt mengutus Nabi Daud as untuk menuntun kaum Bani Israel kembali ke jalan-Nya. Nabi Daud as adalah keturunan ke-13 dari Nabi Ibrahim as dari garis keturunan anaknya yang kedua yaitu Nabi Ishak as. Nabi Daud lahir dan tinggal di Bethlehem, akhirnya menjadi Raja menggantikan Thalut. Sedangkan di masa itu ada seorang Raja kafir bernama Jalut, musuh bebuyutan Thalut yang kemudian berhasil dikalahkan oleh Nabi Daud as.


Nabi Daud as dikenal sebagai seorang utusan Allah Swt yang dikaruniai ''suara emas'', yaitu suara yang sangat merdu dan tidak ada yang mampu menandinginya. Kepadanya diturunkan kitab Zabur, kitab suci yang merupakan kumpulan qasidah-qasidah serta ayat-ayat yang mengandungi tasbih dan puji-pujian kepada Allah Swt. Di dalam kitab Zabur juga diceritakan kisah tentang umat-umat terdahulu, berita tentang Nabi yang akan datang termasuk berita datangnya Nabi Muhammad saw. 

Nabi Daud as yang dalam agama Yahudi dan Nasrani ( Kristen ) dikenal dengan nama David, merupakan raja kedua setelah Thalut sebagaimana disebut di atas yang paling terkenal dalam kerajaan Israel. Ketika mulai dewasa, Nabi Daud dan dua abangnya ikut berperang melawan pasukan Jalut dari Palestina yang menjajah Bani Israil. Setelah berhasil mengalahkan Jalut, Daud dinikahkan oleh Raja Thalut dengan putrinya yang bernama Mikyal.

Mikyal sangat setia kepada Nabi Daud as, yang dinobatkan menjadi raja bagi kaum Bani Israil ketika ia masih berusia di bawah 30 tahun. Setelah menjadi raja, Nabi Daud as kemudian menjadikan Baitul Maqdis ( Jerusalem ) sebagai ibu kota kerajaannya. Ketika berusia 40 tahun, Nabi Daud as menerima risalah kenabian. Allah Swt. memberinya kitab Zabur dan beberapa mukjizat.

Satu mukjizat yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Daud as seperti telah disinggung di atas adalah suara yang sangat merdu, Menundukkan Gunung dan Meleburkan Besi. Jika Nabi Daud as melantunkan kitab, misalnya, maka orang-orang yang mendengar terkesima dibuatnya, orang-orang yang sakit menjadi sembuh. Jin dan Manusia serta burung-burung berkumpul di dekatnya untuk mendengarkan lantunan kitab yang berisi firman-firman Tuhan itu. Demikian pula angin pun menjadi tenang, gunung, burung-burung ikut bertasbih memuji kebesaran Allah Swt.

Mukjizat lain, misalnya, ketika Nabi Daud as memegang besi, maka besi itu menjadi lunak, seperti kertas, dan dapat dijadikan bermacam-macam keperluan hidup tanpa harus dibakar terlebih dulu dengan api dan tidak perlu di tempa seperti kebiasaan orang pandai besi sebagaimana terlihat sekarang.

Firman Allah: ''Dan Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. ( Kami berfirman ) : Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud dan Kami telah melunakkan besi untuknya. ( Yaitu ) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya, dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.'' ( QS. As-Saba' : 10-11 ).

PUASA NABI DAUD

Nabi Daud as adalah seorang Nabi yang amalan shalat dan puasanya sangat disukai Allah, sehingga karena kehebatannya inilah Nabi Muhammad memberitahukannya kepada para sahabat. Seperti diriwayatkan Abdullah bin Amr: ''Rasulullah bertanya kepadaku: Saya mendengar kabar bahwa anda selalu berjaga di waktu malam ( beribadah ) dan berpuasa disiang hari?''

''Benar, ya Rasulullah,'' jawab saya. Nabi bersabda : berpuasalah dan berbukalah, shalatlah dan tidurlah! Karena tubuhmu mempunyai hak terhadapmu, dan tamumu juga mempunyai hak terhadapmu. Cukuplah bagimu berpuasa sebanyak tiga hari pada tiap bulan.''

Abdullah berkomentar: ''Saya bertahan. ''Nabi pun bersikeras pula dan akhirnya saya memberikan alasan: ''Ya Rasulullah, saya kuat melakukannya.'' Nabi pun kemudian menyarankan: ''Kalau begitu, berpuasalah tiga hari setiap minggu.'' Abdullah berkomentar lagi: ''Saya tetap bertahan.''

Tapi Nabi bersikeras pula. Saya berdalih, ''Ya Rasulullah, saya masih sanggup. ''Rasulullah pun kemudian memperingatkan dengan keras: ''Kalau begitu, berpuasalah seperti puasa Nabi Daud, dan jangan melebihi lagi, ''kata Beliau. ''Ya Rasulullah, bagaimana puasa Nabi Daud itu?'' tanya saya, ''Beliau sehari berpuasa, sehari tidak,'' sabda Nabi. ( HR Ahmad dan lain-lain).

Dalam redaksi lain, Abdullah bin Amr meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: ''Puasa yang lebih disukai oleh Allah ialah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah, ialah shalat Daud. Beliau tidur seper dua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya. Beliau berpuasa satu hari, lalu berbuka satu hari.'' ( HR. Bukhari dan Muslim ).

Alquran melukiskan kepribadian Nabi Daud cukup lengkap, sebagaimana firman Allah: ''Bersabarlah atas apa yang mereka katakan, dan ingatlah hamba kami, Daud yang mempunyai kekuatan ( al-Ayad ) sesungguhnya dia amat taat. Sesungguhnya kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia ( Daud ) di waktu petang dan pagi. Dan ( Kami tundukkan pula ) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing amat taat kepada Allah. Dan kami kuatkan kerajaannya dan kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.'' ( QS. Shaad: 17-19).

Allah Swt juga berfirman: ''Hai Daud, sesungguhnya kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan di antara manusia dengan adil, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat di jalan Allah, akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.'' ( QS. Shaad:26 ).

Kemampuan dan kebiasaan Nabi Daud berpuasa, ternyata menurun pula kepada putranya yang kelak juga menjadi Nabi, yaitu Nabi Sulaiman as. Menurut Ibn Abbas, Nabi Sulaiman as berpuasa tiga hari pada awal bulan, tiga hari pada pertengahan bulan dan tiga hari pada akhir bulan. Jadi beliau mengawali setiap bulan dengan berpuasa, menjalani pertengahannya dengan berpuasa, dan menutupnya dengan berpuasa pula.  

Pada suatu ketika, di wilayah kerajaan yang dikuasai Nabi Daud as terjangkit wabah penyakit kolera. Banyak rakyat yang mati karena penyakit ini. Nabi Daud as kemudian berdoa kepada Allah agar menghilangkan wabah ini, maka hilanglah penyakit itu.

Untuk menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah, maka Nabi Daud as mengajak putranya, Sulaiman untuk membangun tempat suci, yaitu Baitul Maqdis, yang sekarang kita kenal sebagai Masjidil Aqsha di Jerusalem, Palestina. Tempat inilah yang menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum beralih ke Kakbah.

Nabi Daud as yang dianugerahi usia 100 tahun 6 bulan, memerintah kaum Bani Israel selama lebih kurang 40 tahun. Ia wafat dan di makamkan di kawasan Bukit Zion, di Jerusalem, Palestina. Sampai sekarang, makamnya sering diziarahi oleh umat Islam yang datang dari berbagai belahan dunia, orang Yahudi dan kaum Nasrani / Kristen.   

MUKJIZAT NABI DAUD AS MEMILIKI SUARA YANG MERDU, MENUNDUKKAN GUNUNG DAN MELEBURKAN BESI   

ALLAH Swt telah mengkaruniakam mukjizat tertentu kepada Nabi Daud as yang tidak diberikan kepada Nabi lain.   

  • Allah mengutus Daud as sebagai Nabi dan Rasul lengkap dengan kesempurnaan ilmu, ketelitian amal perbuatan serta kebijaksanaan dalam menyelesaikan berbagai perselisihan dalam masyarakat pada masa pemerintahannya.
  • Nabi Daud as amat petah berkata-kata dan mampu melebur jiwa yang keras hanya dengan ayat dari mulutnya.
  • Allah Swt menurunkan Zabur, satu kitab suci berupa kumpulan qasidah serta ayat-ayat yang mengandungi tasbih dan puji-pujian kepada Allah. Di dalamnya juga terdapat kisah tentang umat-umat terdahulu, berita tentang Nabi yang akan datang termasuk berita datangnya Nabi Muhammad saw.
  • Allah menundukkan gunung-gunung dan memerintahkannya bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud setiap pagi dan senja.
  • Burung-burung pun turut bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud as berulang-ulang.
  • Nabi Daud as diberi peringatan dan pemahaman tentang maksud suara atau bahasa burung-burung.
  • Allah telah memberinya kekuatan melentur dan melembutkan besi. Nabi Daud dapat membuat baju-baju dan lingkaran-lingkaran besi dengan tangannya tanpa melalui pemanasan / pembakaran dengan api sebagaimana kita lihat sekarang.
  • Nabi Daud telah diberikan kesempatan menjadi raja dan memimpin kerajaan yang kuat yang tidak dapat dikalahkan oleh musuh. Bahkan ia tercatat selalu memperoleh kemenangan diatas semua lawan dan musuhnya.
  • Nabi Daud dikaruniakan suara yang merdu oleh Allah yang sedap didengar oleh seluruh isi alam. sehingga kini ia menjadi kiasan bila seseorang bersuara merdu dikatakan bahwa ia memperoleh suara Nabi Daud as.   

Kisah Kaum Nabi Luth dan Pompeii


(Demikian juga) kaum Nabi Luth telah mendustakan Rasul-rasul (yang diutus kepada mereka). Ketika saudara mereka – Nabi Luth, berkata kepada mereka:
“Hendaknya kamu mematuhi perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Sesungguhnya aku ini Rasul yang amanah, (yang diutus oleh Allah) kepada kamu. Oleh itu, takutilah kamu akan (kemurkaan) Allah, dan taatlah kepadaku. Dan aku tidak meminta kepada kamu sebarang upah mengenai apa yang aku sampaikan (dari Tuhanku); balasanku hanyalah terserah kepada Allah Tuhan sekalian alam.”
“Patutkah kamu melakukan hubungan jenis dengan lelaki dari kalangan manusia? Dan kamu tinggalkan apa yang diciptakan oleh Tuhan kamu untuk kamu (melakukan hubungan yang halal) dari badan isteri-isteri kamu? (Kamu orang-orang yang bersalah) bahkan kamu adalah kaum yang melampaui batas (keinginan kebanyakan haiwan)!”
Mereka menjawab: “Sesungguhnya jika engkau tidak berhenti wahai Luth (daripada mencaci dan menyalahkan kami), nescaya engkau akan diusir keluar!”
Nabi Luth berkata: “Sesungguhnya aku dari orang-orang yang bencikan perbuatan kamu yang keji itu”.
(Nabi Luth berdoa): “Wahai Tuhanku, selamatkanlah daku dan keluarga serta pengikut-pengikutku dari apa yang dilakukan oleh golongan (yang jahat) itu.”
Maka Kami selamatkan dia dan keluarganya serta pengikut-pengikutnya – semuanya. Kecuali seorang perempuan tua tertinggal dalam golongan yang kena azab itu. Kemudian Kami hancurkan yang lain (yang menentang Nabi Lut). Dan Kami hujani mereka dengan hujan (azab yang membinasakan); maka amatlah buruknya hujan azab yang menimpa kaum yang telah diberi amaran. Sesungguhnya peristiwa yang demikian, mengandungi satu tanda (yang membuktikan kekuasaan Allah); dan dalam pada itu, kebanyakan mereka tidak juga mahu beriman.
(Surah Asy Syu’araa’ ayat 160 – 174).
Kemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang amat dasyat ini memberikan pengajaran yang cukup bermakna kepada manusia. Catatan sejarah menunjukkan bahawa kota tersebut merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran. Kota tersebut dipenuhi oleh begitu banyaknya lokasi penzinaan atau pelacuran. Pusat pelacuran yang begitu banyak tidak terkira hingga organ-organ kemaluan lelaki dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut. Menurut tradisi kaum ini, yang berdasarkan kepada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya dilakukan di tempat terbuka serta dipertontonkan dan tidak harus dilakukan secara bersembunyi. Na’uzubillahhiminzaliq!
Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam sekelip mata sahaja tanpa meninggalkan sedikit pun yang hidup. Penduduk di kota ini langsung tidak mengetahui akan bala bencana yang bakal melanda mereka secara tiba-tiba di mana terdapat ‘fosil’ penduduk kota ini yang wajahnya masih kelihatan berseri-seri serta terdapat juga jasad kaku sebuah keluarga yang sedang asyik menyantap makanan ketika bencana melanda. Selain daripada itu, terdapat juga jasad-jasad kaku penduduk kota ini yang sedang asyik melakukan persetubuhan.


Selain daripada itu, terdapat juga ‘fosil’ sejumlah pasangan yang sama jantina sedang melakukan hubungan sejenis (homoseks) selain daripada ‘fosil’ pasangan lelaki dan wanita yang sedang melakukan persetubuhan. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah ‘fosil’ mayat yang seolah-olah diawet dengan raut wajah yang masih tegar, di mana secara umumnya, raut wajah mereka menunjukkan kekejutan yang teramat sangat seolah-olah bencana yang melanda tidak langsung memberi kesempatan kepada mereka untuk bangun dari tempat duduk mereka. Subhanallah!
Aspek ini menunjukkan bahwa penghancuran Kota Pompeii mirip dengan peristiwa-peristiwa azab yang diceritakan di dalam Alqur’an tentang penghancuran peradaban kaum Nabi Luth AS yaitu Kaum Sodom dan Gomorah. Masyarakat Sadum atau Sodom adalah masyarakat yang rendah akhlaknya, rosak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran bermaharajalela dalam pergaulan hidup mereka. Pencurian dan perampasan harta milik orang lain merupakan kejadian hari-hari di mana yang kuat berkuasa, manakala yang lemah menjadi korban penindasan dan perlakuan sewenang-wenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas dan budaya hidup mereka adalah perbuatan homoseks di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya.
Seorang ‘pendatang’ yang masuk ke Sodom tidak akan selamat dari gangguan mereka. Jika ia membawa barang-barang yang berharga, barangnya akan dirampas. Jika ia melawan atau menolak menyerahkannya maka nyawanya menjadi korban. Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok, maka ia akan menjadi rebutan mereka dan akan menjadi korban perbuatan keji lelakinya. Sebaliknya bila si pendatang itu seorang perempuan muda maka dia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula.
Sisa-sisa peninggalan kota Pompeii dan Herculaneum yang “diabadikan” lahar gunung Vesuvius menguburkannya selama 20 abad membuktikan bahawa kehidupan masyarakat Pompeii di tahun 79 M itu tidak ada bedanya dengan gaya hidup ketika ini yang penuh dengan tempat-tempat hiburan umum seperti kelab malam, rumah urut, disco, hiburan-hiburan malam, pusat judi dan berbagai-bagai pertunjukan pergaduhan dan perkelahian di Amphitheater (i.e. gladiator, rodeo binatang buas, wwe, wrestling dll).

Nama asal Colosseum adalah Amfiteatrum Flavium.  Colosseum ini dibina oleh kaisar Vespasiano dan diresmikan pada 80 M.  Pada masa itu Colosseum tersebut merupakan arena “Naumachie”  pertempuran militer, “Munera” – ‘sabung’ hamba belian dan “Venationes” adu/perburuan binatang buas liar. Colosseum ini mampu menampung hingga 87,000 orang.  Kemajuan teknologi, seni, budaya dan gaya hidup penduduk Pompeii dan Herculaneum masa itu hampir sama jika dibandingkan masyarakat sekarang.
Selain daripada itu, gaya hidup liberal yang berselindung disebalik slogan ‘hak azasi manusia’ yang diikuti dengan tertubuhnya undang-undang yang membenarkan industri pelacuran, heterosexual, homosexual dan sex bebas, telah terbukti dengan menggunakan hiasan organ kelamin lelaki dan mengabadikannya dalam bentuk monumen serta menjadikannya sebagai tanda petunjuk arah menggantikan tanda panah di seluruh pelosok kota.


Tandas sebuah brothel (rumah pelacuran) kelas atas di kota Pompeii
Beberapa lukisan dinding yang banyak menghiasi rumah-rumah pelacuran dan kamar  peribadi kalangan atas Pompeii, menunjukkan betapa bebasnya kehidupan seksual masyarakat Pompeii. Hubungan seks bebas  sesama lelaki, sesama wanita, dan heteroseksual merupakan perbuatan lumrah yang dilindungi undang-undang yang menempatkan status sosial pekerja seks komersil lebih terhormat berbanding kerja makan gaji lebih-lebih lagi dibandingkan dengan hamba belian sebagai gladiator.

Lukisan yang menggambarkan “keperkasaan”  organ seksual lelaki yang diumpamakan dengan organ seksual kuda
Sebahagian masyarakat Malaysia ketika ini, disedari atau tidak, juga semakin terpengaruh pada gaya hidup kaum liberal. Kehidupan sebagian masyarakat Malaysia dari hari ke hari semakin liberal mengadaptasi gaya hidup masyarakat Barat yang berkiblat pada gaya hidup masyarakat Pompeii 2000 tahun yang lalu. Kepentingan individu dan kepentingan kelompok sering dijadikan justifikasi untuk menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Ramai juga tokoh masyarakat dari pelbagai keturunan dan agama dengan penajaan berbagai organisasi masyarakat, lantang menuntut kebebasan dalam berbagai aspek kehidupan dengan alasan menegakkan hak asasi manusia dan pluralisme. Sebagai contoh Puntianak Ambiga dan suku sakatnya yang menganjurkan pengiktirafan perkahwinan sejenis. Na’uzubillahhiminzaliq!
Seharusnya kita sebagai umat Islam di Malaysia haruslah melihat kepada sejarah bencana yang melanda Pompeii dan Herculaneum yang terbukti berakhir dengan amat tragis sebagaimana yang dialami oleh umat Nabi Luth AS dan dijadikan pengajaran agar kita tidak terjerumus sama menjadi manusia yang dibayar ‘cash’ oleh Allah di dunia.

Kemusnahan Pompeii, lahiriahnya memang terjadi akibat letusan gunung Vesuvius disertai dengan gempa bumi, tetapi pada hakikatnya, semua itu tak lepas dari kemurkaan Allah SWT atas perbuatan mahlukNya yang ingkar dan  kembali menjalani gaya hidup LIBERAL, tidak beriman pada-Nya bahkan dengan sombongnya mengatakan bahwa perintah dan aturan Tuhan adalah kekangan, tidak adil dan  melanggar hak asasi  manusia. Contohnya sepertimana pendapat Kassim Ahmad yang mempersoalkan pula suruhan dan tegahan Allah di Malaysia.
Berdasarkan beberapa kejadian bencana demi bencana yang sudah mula Allah kirimkan di Malaysia, kita sebagai umat Islam haruslah cepat sedar dan peka dengan peringatan ‘kecil-kecilan’ ini. Allah Azzawajalla mungkin sedang memberikan peringatan kepada rakyat Malaysia yang menjadikan Islam sebagai agama rasminya serta rakyat keseluruhannya dengan bencana air (banjir, kemarau) sebagaimana dialami umat nabi Nuh AS, bencana angin (ribut, jerebu), bencana api (suhu tinggi dan kelembapan tinggi spt yg kita alami sekarang), juga bencana penyakit dan perang saudara (denggi, taun, aids, flu burung, chikungunya, sengketa antara kaum dsb) sebagaimana dialami kaum Fir’aun, umat Nabi Daud AS dan kaum Luth AS.
Mudah-mudahan fakta-fakta di atas mampu memastikan hati rakyat Malaysia terutamanya yang beragama Islam untuk sentiasa konsisten dalam melaksanakan perintah Allah hingga mampu menyiahkan azab sepertimana yang melanda penduduk Pompeii dan Herculaneum. Ya, azab Allah kita tak dapat jangka kerana manusia itu lemah sifatnya. Namun, Allah yang Maha Pengasih, sentiasa memberikan tanda-tanda amaran dari langit agar manusia itu berfikir dan bergantung harap kepada-Nya agar azab-Nya tidak diturunkan kepada rakyat negara kita. Allah SWT yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun sentiasa menunggu doa kita ke hadrat-Nya setiap masa, kerana DIA adalah lebih dekat dari urat leher kita. Marilah kita sebagai rakyat Malaysia atau seluruh Nusantara ini berdoa ke hadrat Allah agar bala bencana akhir zaman ini tidak diturunkan kepada warga masyarakat kita sepertimana yang terjadi kepada Kota Pompeii. Aminn…
Nota : Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran turut diabadikan di dalam 12 surah selain yang di atas di antaranya: Surah Al Anbiyaa’ ayat 74 dan 75, Surat Hud ayat 77 -83, Surat Al Qamar ayat 33 – 39 dan Surat At Tahrim ayat 10.

Sejarah Sains Dan Teknologi Di Zaman Rasulullah

BIOGRAFI RASULULLAH Sallallahu ‘alaih wa sallam 
Nama penuh beliau ialah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutallib bin Hashim. Rasulullah Sallallahu ‘alaih wa sallam dilahirkan pada hari Isnin, 12 Rabiulawal bersamaan 20 April571 Masihi, dikenali sebagai tahun Gajah bersempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah. Beliau dilahirkan di rumah Abu Talib, di Mekah al-Mukarramah. 

Nama bapa beliau ialah Abdullah bin Abdul Mutallib bin Hashim. Pengasuh pertama beliau adalah, Barakah Al-Habasyiyyah dan digelar sebagai Ummu Aiman yang merupakan hamba perempuan bapa Rasulullah Sallallahu ‘alaih wa sallam. 

Ibu susuannya yang pertama ialah Thuwaibah iaitu hamba perempuan Abu Lahab. Ibu susuannya yang kedua ialah Halimah binti Abu Zuaib As-Saadiah dan lebih dikenali sebagai Halimah As-Saadiah. 

Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam mendapat gelaran Al-Amin kerana sifatnya yang jujur dan amanah dari segi pertuturannya mahupun perbuatannya. Antara gelaran beliau yang lain ialah, Hasyimi, Abthani, Aziz, Harish ‘alaikum, Rauf, Rahim, Thaha, Mujtaba, Thasin, Murtadha, Hamim, Musthafa, dan Yasin,

TAKRIFAN SAINS

Sains berasal dari bahasa latin ” scientia ” yang bermaksud pengetahuan. Berdasarkan webster new collegiate dictionary definisi dari sains adalah “pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian” atau “pengetahuan yang merangkumi suatu kebenaran umum dari hukum – hukum alam yang terjadi misalnya diperoleh dan dibuktikan melalui kaedah saintifik. 
Dari segi istilah, sains dalam hal ini merujuk kepada sebuah sistem untuk mendapatkan pengetahuan yang dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di alam. Pengertian sains juga merujuk kepada hirarki pengetahuan yang seseorang peroleh melalui cara tersebut atau bahasa yanglebih sederhana, sains adalah cara ilmu pengetahuan yang didapatkan dengan menggunakan kaedah yang tertentu. Sains adalah ilmu pengetahuan yang diperoleh melalui bukti yang merangkumi kebenaran hukum – hukum alam yang berlaku dan dapat diperolehi serta dibuktikan melalui kaedah saintifik. 

TAKRIFAN TEKNOLOGI

Dari segi bahasa, perkataan technology berasal dari perkataan Greek (technología). (téchnÄ“), yang bermaksud "seni, kemahiran, rekaan", dan (-logía), yang bermaksud "pembelajaran, kajian". 

Dari segi istilah, teknologi merupakan satu konsep yang luas dan mempunyai lebih daripada satu takrifan. Antara takrifannya, ialah pembangunan dan penggunaan alatan, mesin, bahan dan proses untuk menyelesaikan masalah manusia. 

SAINS PADA ZAMAN RASULULLAH

Kepakaran Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam dalam sains perubatan dirakamkan oleh Ibn al-Qayyim, Imam al-Bukhari dan Jaafar al-Sadiq dalam karya-karya mengenai “al-Tibb al-Nabiyy” Sallallahu ‘alaih wa sallam. Kemahiran Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam dalam bidang ketatanegaraan, pentadbiran, organisasi dan peperangan yang turut menjayakan misi kerasulannya pada abad ke 7 M. Profesor S. H. Nasr menyatakan bahawa benih spiritual yang ditanam oleh Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam sejak abad pertama Islam telah membuahkan kesan zahir dalam bidang sains dan teknologi pada abad ke 4 dan ke 5 Islam. Nabi Muhammad juga pakar dalam bidang Geologi dan perubatan

HADIS-HADIS RASULULLAH

Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Bagi setiap penyakit ada ubatnya. Apabila betul ubatnya, maka sembuhlah dengan izin Allah. ” (Riwayat Muslim)

Kata Al-Imam Nawawi : “Hadis ini memberi isyarat disunatkan mengubat penyakit. Inilah mazhab ashab kita (aliran mazhab al-Syafi`i), kebanyakan salaf dan keseluruhan khalaf. Kata al-Qadi ‘Iyadh: Dalam hadis-hadis ini terkandung beberapa ilmu-ilmu agama dan dunia, antaranya; benarnya ilmu perubatan, diharuskan berubat secara keseluruhannya.. ” (Al-Nawawi, Syarh Sahih Muslim, 359/14, Beirut: Dar al-Khair). 

Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat sahabat mengahwinkan pokok tamar, lalu baginda bersabda: “Apa yang sedang kamu lakukan?”. Jawab mereka: “Kami telah lakukannya sebelum ini”. Jawab baginda: “Barangkali jika kamu tidak buat ia lebih baik”. 

Maka mereka pun tidak melakukannya, lalu pokok tidak berbuah. Mereka menyebut hal tersebut kepada Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam , lalu baginda bersabda: “Aku ini manusia. Apabila aku menyuruh kamu dari perkara agama, maka ambillah (patuhlah). Jika aku menyuruh kamu sesuatu dari pendapatku, maka aku hanyalah seorang manusia” (Riwayat Muslim). 

Sabda Rasulullah Sallallahu ‘alaih wa sallam : “sesiapa yang memakan 7 biji tamar ‘Ajwah’, dia akan terkawal daripada kejutan syaitan pada hari itu”

Terdapat banyak khasiat kurma disebut dalam Al-Quran


Disebut dalam al-Quran tentang khasiat madu
TEKNOLOGI PADA ZAMAN RASULULLAH

 Pembinaan Masjid Quba’ merupakan asas dan tunjang kepada kekuatan dan keteguhan umat-umat Islam. Masjid Quba' merupakan masjid pertama yang dibina di dunia dalam sejarah Islam Syariat Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam yang dibina oleh Baginda Nabi Sallallahu ‘alaih wa sallam sendiri bersama-sama Hadzrat Abu Bakar RA dan penduduk madinah sebaik Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam tiba, ini bermakna sehingga hari ini (1432 H) adalah bersamaan usia masjid berkenaan 1432 tahun Hijrah. 

Masjid Quba dengan persekitaran terpencil Madinah di Arab Saudi, merupakan masjid tertua di dunia. batu asas pertamanya yang di laksankan oleh Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaih wa sallam pada waktu tiba Hijrah dari Kota Mekah ke Madinah, Masjid Quba di bina oleh Baginda Sallallahu ‘alaih wa sallam dengan Hadzrat Abu Bakar RA bersama-sama Para Sahabat RA Madinah atau kaum Ansar. 

Kisah pembinaan Kaabah sebenarnya bermula sebelum Allah Subhanahu wa ta’ala . menjadikan bumi dan segala isinya. Perkara ini berdasarkan kepada maklumat yang disebut dalam kitab-kitab sejarah. 

Terdapat hadis sahih yang menyebutkan bahawa nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam . telah bersabda dalam khutbah pembukaan kota Makkah yang bermaksud: “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta’ala . yang mengharamkan Makkah pada hari penciptaan langit dan bumi. ”

Makkah tidak dipilih sebagai Tanah Haram jika tidak kerana kewujudan Kaabah padanya. 

Mujahid r. hm. :“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta’ala . telah menjadikan tapak rumah ini (Kaabah) 2000 tahun sebelum dijadikan bumi dan asas (tapak) binaannya berada di lapisan bumi yang ketujuh. ”
Pembinaan Kaabah telah melalui beberapa peringkat. Riwayat tentang pembinaan ini sebahagiannya telah sabit dengan dalil yang terang dan jelas dan sebahagiannya pula hanya berdasarkan catatan ahli sejarah. Pembinaan yang melibatkan Rasulullah bermula kerana Kaabah runtuh ketika dilanda banjir. Semasa pembinaan ini, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam . menyertainya dengan mengangkat batu bata untuk binaan Kaabah. Pada waktu itu, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam . berumur 35 tahun. Setiap kabilah diberikan satu bahagian daripada penjuru Kaabah. 

Apabila tiba masa untuk meletakkan Hajarulaswad, mereka mula berbantah. Setiap kabilah mendakwa mereka lebih berhak meletakkannya sehingga sebahagiannya bersumpah untuk berperang sekiranya mereka tidak dapat meletakkannya. Puak Quraisy menangguhkan pembinaan selama empat atau lima hari. Kemudian mereka berkumpul di masjid dan bermesyuarat. 
Orang yang paling tua dalam kalangan Quraisy iaitu Abu Umayyah Huzaifah bin al-Mughirah al-Makhzumi berkata: “Orang yang akan memustuskan perkara ini ialah orang yang pertama memasuki masjid dari pintu Bani Syaibah”. Mereka pun bersetuju di atas perkara tersebut. Orang yang pertama memasuki pintu tersebut ialah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam . Setelah melihatnya mereka pun bersetuju untuk menjadikan Baginda hakim dan mereka memberitahu masalah tersebut kepada Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam . yang pada ketika itu berumur 35 tahun, dan terkenal dengan gelaran “al-Amin”. Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam . mengambil sehelai kain dan meletakkan Hajarulaswad di atasnya. Kemudian Baginda mengarahkan setiap kabilah melantik seorang wakil untuk mengangkatnya hingga ke tempatnya. Lalu Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam . mengambilnya dengan tangannya yang mulia dan meletakkan Hajarulaswad di tempatnya. 

Rasulullah Sallallahu ‘alaih wa sallam terlibat secara langsung dalam penggalian parit ketika perang Khandaq. 

Kisah Pembinaan Pyramid oleh Firaun


Pembinaan piramid
"Dan berkatalah Firaun: "Wahai kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah wahai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi agar aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahawa dia (Musa) orang-orang pendusta". [Surah al-Qasas : Ayat 38]

Menurut akhbar American Times edisi 1 Disember 2006 menyiarkan berita saintifik yang mengesahkan bahawa Firaun menggunakan tanah liat untuk membina piramid. 

Menurut kajian, batu-batu yang digunakan untuk membuat piramid adalah daripada tanah liat yang dipanaskan sehingga membentuk batuan keras yang sukar dibezakan dengan batu asalnya. Para saintis mengatakan,

Firaun mahir dalam bidang ilmu kimia dalam menguruskan tanah liat sehingga menjadi batu. Teknik yang mereka gunakan adalah sangat misteri jika dilihat daripada kodifikasi nombor di batu yang mereka tinggalkan. Prof. Gilles Hug dan Dr. Michael Barsoum menegaskan, piramid yang paling besar di Giza, diperbuat daripada dua jenis batuan yang terdiri daripada batu semula jadi dan batu-batu yang dibuat secara manual hasil olahan tanah liat. 

Keajaiban Piramid

Para Egyptologist mengatakan bahawa Piramid di Giza hanya mengambil masa selama 20 tahun sahaja untuk disiapkan. Lebih daripada 2 juta bongkah batu besar digunakan untuk membinanya. Blok-blok batu antara koridor dipotong dengan bentuk yang sama, seperti dalam gambar di bawah; 

Blok-blok batu antara koridor berbentuk sama (gambar yang telah dicantumkan dua permukaan antara dinding koridor). Kecanggihan susunan blok-blok batu yang bukan sahaja padat dan tepat, sehingga tiada lubang yang boleh memuatkan mata pisau cukur antara bongkah-bongkah batunya, tetapi juga dapat menahan gempa bumi. Berdekatan dengan Great Pyramid of Giza ada batu lantai hitam. Apabila dilihat dengan dekat kesan-kesan keratan pada batu-batu tersebut, ia seumpama dikerat dengan mesin zaman moden. 

Batu seolah-olah dikerat dengan mesin moden. Pada tapak-tapak piramid yang lain pula, ada lubang-lubang yang ditebuk pada batu, yang seolah-olah mustahil ditebuk dengan tangan, melainkan menggunakan mesin seperti mesin moden. Lubang pada batu seolah ditebuk dengan mesin moden. Piramid-piramid itu boleh dikatakan sebuah loji menjana-kuasa elektrik gergasi. Sarung luar Piramid Besar telah diliputi dengan batu kapur putih tufa, ianya padat sehinggakan pisau cukur tidak boleh muat antara blok. Batu kapur putih tufa itu tidak mengandungi magnesium dan mempunyai ciri-ciri penebat yang tinggi. Ciri-ciri penebat ini menghalang elektrik di dalam piramid itu daripada dikeluarkan tanpa kawalan. 

Blok-blok batu yang digunakan di dalam piramid itu diperbuat daripada satu lagi bentuk batu kapur yang mengandungi kristal yang merupakan konduktor elektrik yang sangat tinggi dan sejumlah kecil logam, yang membolehkan penghantaran kuasa maksimum. Paksi di dalam piramid itu telah dipenuhi dengan granit. Granit, sebagai satu konduktor, adalah bahan yang sedikit radioaktif dan membenarkan pengionan udara di dalam paksi. Apabila kita melihat ke dalam kabel elektrik terlindung, kita lihat bahawa bahan-bahan konduktif dan penebat yang digunakan adalah cara yang sama seperti dalam piramid. 

Ada lukisan seperti mentol lampu yang besar dalam piramid Mesir itu. Adalah dipercayai pencahayaan di dalam piramid ketika itu adalah dengan menggunakan mentol lampu tanpa wayar. Konsepnya sama seperti yang pernah ditunjukkan oleh Nicola Tesla dalam World's Fair di Chicago tahun 1893. 

Mentol lampu mesir purba. 
Suhu di dalam bilik Piramid besar sepanjang tahun tidak melebihi 22 darjah Celsius. Bayangkan, berada di tengah-tengah padang pasir yang panas terik, di dalam batuan besar, tetapi dapat mencapai suhu serendah itu. 

Chris Dunn, seorang jurutera pengilangan mengatakan bahawa wajah patung Luxor adalah simetri antara bahagian kiri dan kanan. Ianya bukan hasil kerja tangan dengan menggunakan tukul dan pahat, kerana pembuatannya begitu tepat. Bagaimana sebuah patung yang sangat besar boleh diukir dengan simetri kiri dan kanan pada zaman yang dikatakan kuno?

Wajah patung Luxor adalah simetri antara bahagian kiri dan kanan. 

Sphinx
Sphinx, singa bermuka manusia yang juga merupakan objek penting dalam penelitian ilmuwan, tingginya 20 meter, panjang keseluruhan 73 meter dianggap didirikan oleh kerajaan Firaun ke-4 iaitu Khafre. Namun, melalui bekas yang dimakan karat (erosi) pada permukaan badan Sphinx, ilmuwan menganggarkan bahawa masa pembuatannya mungkin lebih awal, paling tidak 10 ribu tahun silam sebelum Masihi. 

Seorang sarjana John Washeth juga berpendapat: Bahawa Piramida raksasa dan tetangga dekatnya iaitu Sphinx dengan bangunan masa kerajaan ke-4 lainnya sama sekali berbeza, ia dibangun pada masa yang lebih purbakala dibanding masa kerajaan ke-4. Dalam bukunya "Ular Angkasa", John Washeth mengemukakan: perkembangan budaya Mesir mungkin bukan berasal dari daerah aliran Sungai Nil, melainkan berasal dari budaya yang lebih awal dan hebat yang lebih kuno ribuan tahun dibanding Mesir kuno, warisan budaya yang diwariskan yang tidak diketahui oleh kita. Ini, selain alasan secara teknologi bangunan yang diuraikan sebelumnya, dan yang ditemukan di atas iaitu patung Sphinx sangat parah dimakan karat juga telah membuktikan hal ini. Semua dinding dihias dengan gambar dan tulisan yang mengagung-agungkan diri mereka sendiri. Bentuk piramid yang menirus melambangkan sinar matahari, sehingga Firaun yang dikubur dipercaya naik ke syurga. 

Perubatan
Dalam bidang perubatan, para tabib telah mampu membuat ramuan dan teknik pembedahan. Pengawetan mayat-mayat firaun atau mumia yang dilakukan oleh bangsa Mesir adalah bukti kemampuan mereka dalam bidang ubat-ubatan dan pembedahan. 
Ketika raja meninggal, badannya dimumiakan. Segala organ tubuh bahagian dalam dikeluarkan termasuk otak (kecuali hati). Sesudah itu, bahan-bahan kimia alami digunakan untuk mengawetkan tubuh kosong firaun. Proses pengawetan memerlukan waktu 70 hari. Tubuh dibungkus dengan kain-kain yang berisi jimat sebagai benda keramat yang dapat menghindari segala peristiwa buruk. Mereka percaya dalam kehidupan setelah kematian, seseorang memerlukan tubuhnya tetap utuh untuk digunakan di akhirat. Proses pembuatan mumia bukanlah sesuatu yang baku. Seiring dengan perkembangan zaman, metode baru terus ditemukan untuk menyempurnakan metode sebelumnya. 

Awalnya, orang Mesir kuno membuat mumia dengan hanya membungkus mayat menggunakan banyak lapisan perban linen. Metode ini digunakan sebelum mereka memiliki pengetahuan tentang pembalseman. Jelas sekali, cara ini gagal mencegah mayat dari pembusukan. Meskipun semua organ dalam mayat sudah dikeluarkan, tanpa adanya pembalseman, mumia tidak akan boleh bertahan lama seperti yang diharapkan. Seiring waktu, orang Mesir kuno menemukan metode baru iaitu dengan merendam perban linen dalam resin yang membuat kain linen mengeras. Kain linen yang mengeras menjadi semacam cangkang yang melindungi mumi sehingga terhindar dari paparan udara luar. Proses ini juga memungkinkan untuk mencetak wajah mumi sehingga nampak lebih realistik. Namun, kerana proses masih belum menyertakan pembalseman, hasil yang diperoleh masih belum maksima. 

Proses pembuatan mumia semakin sempurna dengan ditemukannya natron atau sejenis garam alami. Natron digunakan untuk pembalseman mumia dan bekerja dengan mengeringkan jaringan sehingga pembusukan dapat dicegah. Proses pengeringan umumnya memakan waktu dan beberapa bagian tubuh, seperti kuku, perlu diikat agar tidak terlepas. 

Orang Mesir kuno percaya bahawa tubuh harus tiba dalam kondisi utuh di akhirat supaya boleh digunakan lagi. Dalam proses ini organ dalam juga tetap dikeluarkan, kecuali jantung kerana akan digunakan pada kehidupan yang akan datang. Seiring waktu, metode pembuatan mumia semakin disempurnakan dengan mengisi rongga tubuh yang kosong dengan serbuk gergaji atau linen. Seringkali mayat diolesi dengan minyak dan rempah-rempah sebagai bagian dari proses pembalseman. Masker dari bahan resin yang mengeras sering ditempatkan di atas kepala dan bahu mumi agar mereka memiliki identiti yang dapat dibezakan di akhirat. Proses mumiafikasi boleh memakan waktu hingga 60 hari. Ini bererti, pemakaman baru boleh dilakukan dua bulan setelah sang tokoh meninggal.

Misteri Segi Tiga Bermuda

Segitiga Bermuda yang teretak di wilayah lautan Samudera Atlantik seluas 15 juta mil persegi yang membentuk garis segitiga antara wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik sebelah utara, Puerto Rico US sebagai titik sebelah selatan dan Miami negara bagian Florida Amerika di sebelah barat.



Kita pasti sudah sering mendengar keanehan - keanehan yang terjadi di Segitiga Bermuda, kapal laut maupun udara yang hilang secara misterius. Ada yang mengatakan, Segitiga Bermuda rumahnya Alien dan UFO, pusat magnet terbesar di jagat raya atau juga di anggap pusat Bumi atau Black Hole yang mampu menyedot apapun yang melintasinya. Kemudian apa pendapat Islam tentang Segitiga Bermuda?

Ada hadist yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yang terbuka atau ditengah Matahari sedang bersinar, lalu bayangan yang meneduhinya bergerak sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagian lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu”

Dikatakan larangan ini karena tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh Syaitan. Jadi apa kaitannya dengan Segitiga Bermuda?

Alasannya karena Segitiga Bermuda terletak di perairan Atlantik di pertengahan antara benua Amerika bagian utara dan Afrika. Secara mudah lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus panas dari Afrika dan sejuk dari Amerika Utara.

Dengan hadist ini maka terjawablah misteri di Segitiga Bermuda. Perkara - perkara aneh yang terjadi itu tentu antara lain disebabkan pertemuan antara panas dan sejuk dan istana Syaitan yang mungkin tersembunyi disitu.




Ada sebuah buku yang berjudul “Dajjal akan muncul dari kerajaan jin di Segitiga Bermuda” Karya Sheikh Muhammad Isa Dawuud dari Mesir, bahwa kawasan Bermuda adalah kawasan Jin dimana dari situlah akan muncul Dajjal. Jika benar dakwaan buku itu, tidak aneh lagi apa yang di Sabdakan oleh Nabi SAW itu nyata adanya dan bahkan mendahului zaman sekaligus Nabi SAW membuktikan bahwa Islam memiliki semua jawaban untuk semua pertanyaan.

Menurut Syaikh Imam M. Ma’rifatullah Al-arsy, Segitiga Bermuda merupan tempat titik terujung di dunia ini. Ditengah kawasan itu terdapat sebuah telaga yang airnya dapat membuat siapa saja yang meminumnya menjadi panjang umur, ditempat itu pula Nabiyullah Khidzir A.S bertahta sebagai penjaga sumber air kehidupan tersebut. Syaikh imam M. M berkata kalau penyelamat akhir Zaman Imam Mahdi akan keluar dari Ghaibnya melalui tempat tersebut dengan menggunakan jubah suci berwarna kebiruan.

Lalu apa penyebab hilangnya berbagai macam kapal ditempat itu? Menurut Syaikh Imam M lagi, para iblis dan Syaitan tersebut yang tak bisa mendekati pusat kawasan agung itu, maka mereka pun berjaga disekelilingnya dan bertujuan untuk menghalangi setiap manusia yang mencoba untuk memasuki kawasan agung itu ( Segitiga Bermuda ). Karena sesungguhnya barang siapa yang bisa sampai ketempat titik tengah kawasan Segitiga Bermuda, maka dia akan mengetahui kebenaran alam yang sesungguhnya.

Banyak orang - orang jaman dahulu yang telah mencoba kepusat Segitiga Bermuda dan kebanyakan dari mereka enggan untuk kembali pulang ke dunianya. Menurut sebuah artikel kuno, Raja Iskandar Agung pernah mencoba masuk ke kawasan agung itu.

Dan sekembalinya mereka mengatakan bahwa tempat itu berpasirkan permata dan berbatukan berlian. Tempat yang dipenuhi dengan kabut putih tebal itu sangat indah untuk dipandang tapi sangat berbahaya untuk di datangi.